SEPAK TERJANG PAHLAWAN DI MANDAR

Rp0.00

Syukur Alhamdulillah bahwa segala upaya dan usaha sepatutnya kita tetap berserah diri kepada pemilik kebenaran
dimuka bumi ini, Tuhan YME. Karena dengan terbitnya buku yang berjudul Sepak terjang pahlawan di Mandar yang ditulis
oleh sdr. H.Ahmad Asdy dari Yayasan Mahaputra Mandar yang didalamnya memberikan informasi tentang kerajaan Balanipa
Mandar dengan segala koronologis dan latar belakang terbentuknya kerajaan tersebut yang sekaligus merupakan benda
cagar budaya dan situs yang ada di kerajaan Balanipa Mandar sebagai eks kerajaan yang menjadi ketua konfederasi
perserikatan Pitu Ba’bana Binanga dan Pitu Ulunna Salu serta salah satu kerajaan besar dari empat kerajaan besar yang ada di
Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat yang sangat layak untuk menjadi sebuah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Barat (Mandar).

Category:

Description

SA’AMMEANG LOA
(Seteguk Kata)

Beranjak dari sebuah kata yang bijak Bahwa bangsa yang menghargai jasa para pahlawan-pahlawanya dapat menjadi bangsa yang besar dan dalam semangat yang mendasari gerak langkah anak-anak bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia, yang berangkat dari sebuah ketulusan hati tanpa pamrih. Didalam era zaman Reformasi ini, satu hal yang hampir
terlupakan adalah bahwa sesungguhnya Negara Republik Indonesia ini dibangun atas perjuangan dan perlawanan anakanak
Bangsa yang dengan sukarela mempertaruhkan jiwa dan raganya mengantarkan Negara Kesatuan Republik Indonesia ke
titian emas proklamasi Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945 dimana hasil yang diperolehnya dibayar tunai dengan
pengorbanan harta, darah, air mata, jiwa dan raga oleh anakanak bangsa yang sadar akan kemerdekaan.

Begitu juga dengan rakyat yang berdiam dalam wilayah Mandar yang dahulu terdiri dari Pitu Ba’bana Binangan dan Pitu
Ulunna Salu untuk bahu membahu dalam memperjuangan terbentuknya provinsi Sulawesi Barat yang tentunya tidak
mengharapkan akan adanya pengorbanan air mata, jiwa dan raga seperti yang dilakukan oleh para pejuang dalam rangka
merebut kemerdekaan dari tangan penjajah yang dengan terpaksa mengharuskan untuk menelan korban, akan tetapi
dalam perjuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat tentunya dilakukan dengan aturan dan perundang-undangan yang berlaku dengan jalan aman dan damai karena telah punya payung hukum, agar kelak Sulawesi Barat menjadi Provinsi yang
berbudaya Mala’bi.

Dalam Pengungkapan buku tentang perjalanan perjungan beberapa tokoh legendaris yang berasal dari Mandar ini dengan
segala latar belakangnya, tentunya masih sangat banyak kekurangan dan kesalahan bahkan belum mampu memberikan
informasi lengkap sebagaimana yang diharpkan dari makna judul buku ini, itulah sebabnya kami berusaha mengungkapkan
peristiwa demi peristiwa dengan cukup hati-hati meskipun kehatihatian bukanlah jaminan kemulusan tanpa celah suatu hasil
karya, bahkan terlalu hati-hati untuk menginjak sebuah titian sebatang biasanya justru membuat tungkai kaki terasa gemetar,
dan bila juga sampai ke ujung titian dengan selamat maka perlu di ucapkan Syukur Alhamdulillah.

Penulis: H. Ahmad Asdy
Editor: Dr. Anwar Sewang, M.Ag
Staff Penulis :
Hj. Wahdia, S.Pd., M.Pd
Sartika
Adelia, S.Farm

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “SEPAK TERJANG PAHLAWAN DI MANDAR”

Your email address will not be published. Required fields are marked *