KILAS BALIK JELAJAH SITUS SEJARAH DAN CAGAR BUDAYA DI MANDAR

Rp0.00

engkajian Situs Cagar Budaya, merupakan rujukan jejak sejarah keberadaan sebuah wilayah. Salah satunya berasal dari daerah Mandar yaitu Kabupaten Polewali Mandar. Di dalamnya terdapat kerajaan Balanipa pasca proklamasi 17 Agustus 1945, saat itu balanipa menjadi pusat perjuangan di Mandar yang mengukir berbagai peristiwa dan meninggalkan jejak sejarah.

Bagi mereka yang berhenti berjuang maka dia adalah pejuang masa lampau, bagi mereka yang meneruskan perjuangan maka dia adalah pejuang masa kini dan akan menjadi pejuang masa depan. Bagi mereka yang hanya menatap jauh kedepan tanpa ingin mengerti dan peduli akan masa lalunya, kemungkinan tidak akan tertarik untuk memberi apresiasi terhadap keberadaan Situs Sejarah dan Cagar Budaya. Kepercayaan seseorang bahwa sesuatu yang terlahir di dunia memiliki materi dan historinya sendiri, maka akan setia memandang dan mengapresiasi setiap detail kehadiran dalam Kilas Balik Jelajah Situs Sejarah dan Cagar budaya di Mandar, tanpa harus mengesampingkan ketajaman daya kritisinya.

Category:

Description

uku ini yang berjudul Kilas Balik Jelajah Situs Sejarah dan Cagar Budaya di Mandar yang merupakan cetakan khusus dalam rangka turut serta berpartisipasi dalam Kemah Budaya Nasional ke III di Sulawesi Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Polewali Mandar dari sebuah goresan selayang pandang tentang sebuah wilayah yang bernama Kabupaten Polewali Mandar disingkat Polman yang di dalamnya terdapat Kerajaan Balanipa yang dahulu menjadi pusat perjuangan di Mandar dan terdapat beberapa Situs serta Cagar Budaya yang penulis Insyah Allah akan mempersembahkan kepada para pembaca yang budiman dengan berpijak diatas segala
kekurangan dan kekhilafan yang pasti dimiliki oleh setiap insan anak manusia yang mengaku dirinya selaku hamba Allah.
Dalam pemaparan dan penyusunan serta penyajian karya ini, yang secara jujur penulis katakan bahwa tentunya tidak akan menutup kemungkinan akan terdapat kesalahan dan kekurangan di dalamnya akibat adanya factor keterbatasan dari ketidaksempurnaan seseorang dan lain-lain sebagainya. seperti yang dikatakan oleh sebuah ungkapan dalam bahasa Mandar bahwa: Mau’ meapa jarinna pare dzio dzi tinggas, nadziang towandi tia nanande ulli, anna mau’ meapa kodzae’na bata’ dio dzi uma’ nadziang towandi tia tuo macoa mau’nasammesana (Sejadi-jadi padi di sawah ada juga yang termakan ulat, dan serusak apapun jagung di ladang, pasti juga ada diantaranya yang tumbuh dengan baik).
Tim penyusun banyak mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah ikut membantu kami baik secara moril terlebih lagi dengan berupa material, sehingga kami dapat mewujudkan buku kecil ini,, yang pada akhirnya karena dengan adanya partisipasi dari Bapak, ibu dan Saudara (i) sehingga buku kecil ini dapat kami sajikan kepada para pembaca yang budiman.
Ucapan terima kasih yang sama kami sampaikan kepada segenap jajaran Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten
Polewali Mandar yang telah dengan tulus dan ikhlas menerbitkan buku kecil ini.
Khusus kepada Bapak Bupati Kab.Polewali Mandar Drs.H.Muhammad Ali Baal Masdar Msi yang memberikan arahan dan petunjuk di dalam menyusun buku ini. Semoga karya yang serba terbatas ini dalam berbagai bentuk dan variasinya dapat membawa manfaat bagi Pembangunan Bangsa, Kemanusiaan dan Agama demi terwujudnya Provinsi Sulawesi Barat pada umumnya khususnya Kabupaten Polewali Mandar untuk kesemuanya menjadi sebuah kawasan yang Mawarra (Anggun), Malino Tammalembong (tenang tak beriak) dan Mala’bi (berharkat dan bermartabat tinggi). Amin.
Tim Penyusun

H. Ahmad Asdy
Dr. Anwar Sewang, M.Ag
ISBN: 978-602-0923-96-3
Copyright © 2018

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “KILAS BALIK JELAJAH SITUS SEJARAH DAN CAGAR BUDAYA DI MANDAR”

Your email address will not be published. Required fields are marked *